by

Puluhan Warga Blitar Keracunan, 1 Tewas Usai Santap Rawon Saat Acara Tahlilan

BLITAR, Puluhan warga Kota Blitar, Jawa Timur (Jatim), keracunan usai menyantap nasi rawon dalam acara hajatan tahlilan di salah satu rumah warga. Para korban yang mual-mual, muntah, dan demam serta menggigil, langsung dibawa ke rumah sakit. Namun, salah satu satu korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat, Sabtu (3/8/2019).

Korban bernama Darsono (64), warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, dirawat sejak Kamis malam lalu (1/8/2019), hingga mengembuskan napas terakhir Sabtu petang di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Para tetangga dan kerabat berdatangan untuk menyampaikan dukacita kepada keluarga korban.

Sementara itu, sedikitnya 29 warga lainnya, termasuk dua anak-anak, masih dirawat di sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Sebagian dirawat sejak Kamis malam lalu setelah acara hajatan tahlilan itu. Namun, sebagian baru dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya terus menurun.

Baca Juga  Sedang Perbaiki Kapal, Warga Diterkam Buaya

Ketua RT, Musdarminto mengatakan, peristiwa keracunan massal itu berawal dari puluhan warga yang mengikuti acara hajatan tahlilan salah satu warga setempat pada Kamis malam. Saat itu, warga yang menggelar acara menyajikan makanan nasi rawon.

Setelah mengonsumsi sup daging berkuah hitam itu, banyak warga mengalami mual-mual, muntah-muntah, dan buang air besar secara terus-menerus, disertai demam tinggi. Salah satunya Darsono. Dari gejalanya, puluhan warga itu diduga kuat mengalami keracunan. Banyak warga yang langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Korbannya puluhan orang, yang meninggal dunia satu orang,” kata Musdarminto.

Sementara Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono yang juga mendatangi rumah korban mengatakan, saat ini pihaknya mendalami kasus dugaan keracunan massal itu. Polisi telah mengambil sampel sisa makanan rawon yang dikonsumsi para korban dan memintai keterangan beberapa saksi.

Baca Juga  Crane Tanjung Mas Semarang Ambruk Tertabrak Kapal

“Jadi menurut para korban, setelah makan rawon, ada keluhan. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kami cek sisa-sisa makanan rawon yang dikonsumsi warga,” kata Heri. One/sbr

Comment